Pengertian Wisata Halal untuk Traveler Muslim

Pengertian Wisata Halal untuk Traveler Muslim

Pengertian Wisata Halal – Berwisata mengunjungi tempat-tempat keren dan cantik sepertinya jadi hobi semua orang. Selain untuk melepas penat, berwisata juga akan menambah wawasan dan pengetahuan tentang tempat wisata yang disambangi. Apalagi jika berwisata bersama keluarga, selain menyenangkan tentu akan membuat ikatan keluarga semakin erat ya.

Nah, salah satu wisata yang tidak boleh dilewatkan oleh seorang muslim adalah wisata halal. Anda mungkin sering mendengar istilah tersebut. Namun apa sih pengertian wisata halal itu sebenarnya? Apa berwisata ke tempat yang diberi logo halal? Hmmm penasaran? Berikut ini ulasannya.

Pengertian Wisata Halal

Mungkin Anda pernah mendengar istilah wisata religi? Wisata religi merupakan aktivitas berwisata dengan mengunjungi lokasi-lokasi keagamaan, seperti masjid besar, makam wali atau sebagainya. Apakah wisata halal sama dengan wisata religi?

Wisata halal berbeda dengan wisata religi, meski sama-sama mengedepankan aspek keagamaan dalam berwisata namun keduanya memiliki perbedaan. Wisata halal cakupannya lebih luas jika dibandingkan dengan wisata religi.

Jika wisata religi lebih kepada mengunjungi tempat-tempat keagamaan saja seperti masjid atau makam wali, maka wisata halal lebih mengedepankan perilaku wisatawannya.

Anda bisa melakukan wisata halal di tempat dengan minoritas muslim sekalipun. Karena lebih mengedepankan aspek pelaku wisatawannya, maka ketika mengunjungi tempat wisata maka seorang muslim tetap menjaga identitasnya sebagai seorang muslim. Misalnya dengan tidak meninggalkan solat, berpakaian sesuai syariat hingga mencari makanan halal.

Sebenarnya wisata halal memang tidak hanya terdapat pada tempat keagamaan saja. Namun, dimanapun Anda bisa melakukan wisata halal meski bukan mengunjungi tempat keagamaan. Selama Anda mengunjungi tempat wisata tanpa melepas identitas sebagai seorang muslim maka Anda sedang melakukan wisata halal.

Wisata Halal Dalam dan Luar Negeri

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa wisata halal tidak hanya bisa dilakukan pada lokasi wisata religi saja. Mengunjungi negara-negara dengan minoritas muslim juga bisa termasuk wisata halal. Sebelum Anda berwisata, setidaknya Anda harus mengetahui kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh seorang muslim saat menyambangi tempat wisata.

Halal Food
Makanan merupakan kebutuhan dasar sebagai penyuplai energi pada tubuh manusia. Namun, sebagai muslim tentu tidak boleh sembarangan memilih makanan. Apalagi jika berada pada tempat dengan minoritas muslim, seperti di Eropa atau Amerika.

Akan tetapi, bukan berarti tidak ada makanan halal di sana, seiring dengan penyebaran agama Islam yang semakin pesat, di negara-negara dengan minoritas muslim pun telah berdiri restoran halal. Dengan begitu Anda tidak perlu khawatir kelaparan atau harus memakan makanan yang dilarang dalam Islam.

Tempat Ibadah
Menjalani shalat lima waktu memang menjadi kewajiban bagi setiap muslim di mana pun. Setiap adzan berkumandang, maka muslim wajib mendirikan shalat di awal waktu. Bahkan di tempat wisata sekalipun.

Meski di beberapa tempat wisata tidak menyediakan tempat shalat akan tetapi bukan alasan untuk meninggalkan rukun Islam yang kedua ini. Anda bisa memanfaatkan tempat yang tidak dijadikan lalu-lalang wisatawan untuk menggelar sajadah atau mencari masjid terdekat.

Berwisata ke tempat yang tidak menyediakan tempat shalat, bukan berarti tidak melakukan wisata halal. Karena mengunjungi tempat ramah muslim dan tidak meninggalkan identitas serta kewajibannya kepada syariat agama maka ia telah melakukan wisata halal.

Istilah dan pengertian wisata halal kini telah marak digunakan di dalam maupun luar negeri. Bahkan pada tahun 2016 telah diadakan world  halal tourism award di Abu Dhabi.

Nah, itulah penjelsan singkat tentang wisata halal. Setelah mengetahui apa pengertian wisata halal, tempat wisata manakah yang ingin Anda kunjungi pertama kali?

Leave a Comment